Mei 14, 2017

Ruwahan Menyambut Ramadhan Dalam Do'a dan Harapan

Ruwahan Menyambut  Ramadhan Dalam Do'a dan Harapan
PalembangKu.Sabtu.Mei 13.2017.
Bulan Sya’ban atau orang jawa menyebutnya dengan bulan Ruwah tradisi kelestariaannya hingga sekarang masih tetap dijalankan terutama akan memasuki bulan ramadhan. Sebagai tradisi Ruwahan atau Arwahan dimana tradisi yang berkaitan dengan pengiriman arwah orang-orang yang telah meninggal dengan cara dido’akan.
 Habis magrib (13/5) ruwahan yang dilaksanakan bertempat kediaman H.Sarimuda Jalan Demang No 9, bapak bapak ibu ibu, pengurus fakem kecamatan dan kelurahan,mantan birokrat, RT/RW, tokoh agama maupun sesepuh tokoh masyarakat, pendukung simpatisan serta jiron tetangga mencapai hampir 1000 orang menghadiri ruwahan ini.


Acara diawali dengan pembacaan surat yassin bersama sama, yang dipimpin ustadz H.Abul Khair dan dilanjutkan dengan mendengarkan ceramah siraman rohani bersama ustadz Umar Said yang bertemakan makna dan artinya ruwahan. Sebelum melanjutkan ceramahnya tiba kumandang azan, para hadirin bersama sama melaksanakan sholat isya' berjamaah. Ustad Umar Said menjelaskan kalau ruwahan ini untuk pengiriman do'a kepada yang telah meninggal  memasuki dibulan ramadhan. Diingatkannya juga bahwa sedekah itu untuk memperpanjang amal, jadi jangan takut miskin bila mau bersedekah. "Kalau ingin kaya bamyak banyaklah bersedekah", jelasnya. 


Pembacaan do'a oleh ustadz Umar Said mengakhiri ruwahan dan  dilanjutkan dengan makan malam bersama. (Adm.04)    































Tidak ada komentar:

Posting Komentar